Scroll untuk baca artikel
News

Kerja Cerdas Tidak Mesti Harus Pencitraan Berlebihan

309
×

Kerja Cerdas Tidak Mesti Harus Pencitraan Berlebihan

Sebarkan artikel ini

Labusel, Journalistimes.com – Sebagai lembaga penegak hukum dan penjaga keamanan nasional, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memiliki peran yang krusial dalam pelaksanaan layanan publik. Untuk itu, diperlukan pemimpin yang berjiwa inovatif dalam melaksanakan tugas-tugasnya guna mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Kapolsek Torgamba AKP M. Ilham Lubis, SH menegaskan bahwa dirinya terus berupaya memberikan bukti nyata dalam bekerja. Bukti karya sebagai perwujudan menjadikan setiap langkah yang dibuatnya bukan hanya sekedar untuk pencitraan, yang kerap tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Pencitraan diri untuk karier, kenapa tidak? Namun, kita harus berikan bukti kerja dulu, jangan kita terlalu beretorika pada pola pencitraan yang tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Saya tegak lurus kepada pimpinan. Dengan kerja cerdas saya berupaya terus memberikan dedikasi demi terjaminnya stabilitas keamanan yang kondusif,” ujar Ilham.

Menurutnya, kerja cerdas merupakan satu tingkat lebih tinggi daripada kerja keras. Kerja cerdas tidak hanya mengandalkan fisik atau tenaga yang kuat lalu diabadikan untuk dipublikasikan, melainkan adanya peran otak dalam berpikir untuk mengambil suatu tindakan atau aktivitas secara lebih efisien dan efektif.

Demikian penyampaian Ilham Lubis, Kamis (19/10-2023) diruang kerjanya kepada Media Journustimes.com bersama seorang personil Bhabinkamtibmas Desa Aek Batu Brigadir Jepri Ardian. (H/J).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *